0
PENTINGNYA SOSIALISASI JKN-KIS UNTUK MASYARAKAT

Kominfo Kota Pariaman — Sebanyak 35 orang peserta menghadiri Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).  Sosialisasi diadakan oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Kota Pariaman.
Tujuan Sosialisasi JKN-KIS ini adalah pertama untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya JKN-KIS ini karena banyak perobahan-perobahan yang terjadi setiap saat dan itu memang harus di sampaikan kepada masyarakat kita , dan yang kedua adalah memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat akan pentingnya JKN-KIS sebelum peserta ini sakit , jadi istilahnya kita sudah punya proteksi kesehatan karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan sakit dan mendapatkan sesuatu yang tidak kita harapkan.
Dalam Sosialisasi itu di hadiri oleh Sekretaris Desa Kampung Baru beserta perangkat Desa , Niniak Mamak , Urang Tuo , Kader Kesehatan , PKK , BPD dan LPM dan sebagai Narasumber adalah Sari Rusfa Kepala BPJS Kota Pariaman.
Sari Rusfa mengatakan Sosialisasi ini di sampaikan bukan karena Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayuang (JKSS) Kota Pariaman akan berakhir di tanggal 31 Desember 2018 dan di ganti dengan JKN-KIS akan tetapi JKSS ini diganti karena memang ada di sebutkan dalam Permendagri yang terbit di bulan Februari 2018 yang menyebutkan setiap program kesehatan yang di kelola sendiri oleh Kabupaten/Kota itu harus di integrasikan ke JKN-KIS , artinya mau tidak mau JKSS memang harus di integrasikan ke JKN-KIS, dan untuk Tahun 2019 Pemerintah Kota Pariaman yang terpilih telah mengalokasikan dana untuk penambahan kuota masyarakat tidak mampu di Kota Pariaman yang akan di jaminkan ke JKN-KIS Tahun  2019.
“Setiap tahun kami selalu mengadakan sosialisasi dengan Dinas Kesehatan tapi untuk Tahun 2018 ini kami melakukan dengan 2 (dua) OPD pertama dengan DP3AKB sebanyak 12 Desa dan sudah tuntas semua di bulan Oktober 2018 , kedua dengan Dinas Kesehatan di bulan November ini ada 20 Desa yang di kunjungi dimulai sejak tanggal 12 November berakhir 27 November 2018. Dan untuk satu hari ada dua Desa yang di kunjungi untuk memberikan Sosialisasi ini”, ujarnya.
“Jadi peserta yang hadir dia harapkan untuk bisa menjadi corong kepada masyarakat khususnya yang belum punya BPJS Kesehatan dan itu masuk kategori mampu. Ayo kita ikhlaskan untuk beriuran setiap bulannya untuk JKN-KIS ini , anggaplah iuran kita setiap bulan itu  menjadi ladang amal bagi kita di akhirat nantinya. Meskipun setiap bulannya iuran itu tidak dapat kita ambil lagi suatu saat nanti iuran itu bisa gunakan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan”, jelasnya .
Terakhir Sari Rusfa berharap agar masyarakat mengerti dan paham tentang pentingnya JKN-KIS ini , karena KIS merupakan kartu yang dapat memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat karena biayanya akan di tanggung oleh Pemerintah dan ini adalah merupakan salah satu Program Nasional yang harus di sampaikan kepada masyarakat.
Dan pelaksana JKN-KIS ini harus dapat memegang teguh kepercayaan Pemerintah dan seluruh masyarakat dalam melaksanakan program Jaminan Sosial di bidang kesehatan , supaya akses finansial atas kualitas pelayanan kesehatan yang bermutu dapat terwujud. (desi)


Posting Komentar

 
Top